Thursday, September 15, 2011

Epilog Seorang Tua Di Tembok Sebuah kota






ini berlaku Julai yang lalu sewaktu aku ke Penang atas urusan kerja... Usai kerja dihari pertama, ada yang ajak menjamu durian... Sewaktu sedang duduk-duduk menikmati durian aku terlihat kelibat seorang wanita tua berpakaian kusam, Cina barangkali... Perlahan-lahan dia menolak sebuah troli kecil yang sarat dengan botol-botol mineral dan plastik-plastik yang tidak aku pasti isi kandungannya...


dia duduk di satu tembok... dinyalakan rokok... sehembus sahaja asap yang aku lihat... selebihnya dia cuma termenung sambil menongkat dagu merenung kosong ke hadapan, lama...


sesekali mata kecilnya menatap langit yang makin kelam... nyala rokok padam, dinyalakan semula... dan menung kembali... lama...


hati kecil aku tertanya... apa yang si tua itu fikirkan dalam menungnya? Siapakah dia? Pengemis? Orang gila? atau cuma seorang tua?


seorang tua di tembok sebuah kota

sebelah tangan menongkat dagu

dan dimulut rokok kretek yang padam


wajahnya ada sayu

sarat terkendong sejak dulu

dadanya sarat rindu

lama terusung bersama waktu


mungkinkah dia menyoal diri

dan bertanya hati

"mana anak-anakku?"


<=::budaqnakal::=>

No comments: